Dian Aryanti Bisnis Camilan Sambil Memberdayakan UKM di Sekitarnya

Dian hanya ingin membantu orang lain yang sebenarnya memiliki potensi untuk berwirausaha di bidang pangan, namun tidak mengerti cara memaksimalkan potensi itu. “Saya pernah bertemu seseorang berjualan yang camilan dan hanya mendapatkan untung 500 rupiah, karena hanya menjualnya di warung-warung kecil. Saya ajak untuk bergabung dan kami tumbuh bersama-sama dalam bisnis kuliner,” kenang Dian

Tak ada syarat khusus jika ingin bergabung dalam pembinaan UKM miliknya. “Bagi setiap orang yang ingin belajar, tentu diperbolehkan untuk bergabung. Nanti kita belajar bersama tentang produk dan pemasaran,” jelas dia.

Kerja keras Dian tidak sia-sia. Setelah lebih dari 3 tahun berbisnis camilan, pada 2016 Dian mendapat penghargaan di bidang wirausaha dari Danamon Social Entrepreneur Awards.

Lewat Cemilan Kunik, ia kini telah mempekerjakan 18 orang, 90 reseller, dan membina belasan UKM. Omzet yang dihasilkan pun tidak main-main, di kisaran 80-100 juta rupiah per bulan dari penjualan Banarolla. Dian sebenarnya tidak menargetkan apa pun dalam bisnisnya.

“Saya hanya menjalankan bisnis dan kelemahan saya memang adalah tidak menargetkan hasil. Intinya saya tidak mau memaksakan diri untuk mendapatkan keuntungan sekian, reseller sekian. Saya jalankan bisnis ini dengan bismillah, jadi segala hasilnya saya serahkan kepada Allah,” pungkas Dian.

Referensi : https://www.tabloidbintang.com/barat/wajah/read/65197/dian-aryanti-bisnis-camilan-sambil-memberdayakan-ukm-di-sekitarnya